Jakarta. Jawa Timur. Jawa Tengah. Jawa Barat. Sumatera Utara. عٰلِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلٰى غَيْبِهٖٓ اَحَدًاۙ. 26. 26. Dia Mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu.
(26) Dia Mengetahui yang gaib, tetapi Dia tidak memperlihatkan kepada siapa pun tentang yang gaib itu. (27) Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, mak
Al-Jin : 26-27) Ayat ini merupakan dalil bahwa pada dasarnya tidak ada yang mengetahui ilmu gaib kecuali Allah Subhanahu wa ta'ala, tidak manusia dan tidak pula jin. Hanya saja Allah Subhanahu wa ta'ala terkadang meridhai sebagian rasul-Nya dari kalangan manusia dan malaikat untuk mengetahui sebagian hal gaib tersebut.
Surat Al-Jin Ayat 27. إِلَّا مَنِ ٱرْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُۥ يَسْلُكُ مِنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ رَصَدًا. Arab-Latin: Illā manirtaḍā mir rasụlin fa innahụ yasluku mim baini yadaihi wa min khalfihī raṣadā. Artinya: Kecuali kepada
Tafsir Quran Surat Al-Jinn Ayat 26 Jin (28 Ayat) عٰلِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلٰى غَيْبِهٖٓ اَحَدًاۙ ٢٦
(Al-Jin: 26-27) Yakni empat malaikat penjaga yang menemani malaikat Jibril. Supaya dia (rasul) mengetahui. (Al-Jin: 28) Artinya, supaya Muhammad mengetahui. bahwa sesungguhnya utusan-utusan itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedangkan (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu
.
tafsir surat al jin ayat 26 27