Siapkanbambu 2 buah yang telah dipotong dengan ukuran panjang 2 m dan diameter 30 cm. Egrang atau jangkungan adalah galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Pegang kedua egrang bambu bagian atas dengan posisi berdiri atau tegak ยท naiki pijakan egrang dengan posisi yang seimbang dengan Padafestival egrang ke 10 September lalu, mereka memilih topik 'Memuliakan Desa' dengan flashmob ratusan penari yang memakai egrang dan berasal dari berbagai kota. Ternyata egrang tak sekadar permainan tradisional. Ledokombo telah membuktikan bahwa permainan itu bisa mengubah desa asal buruh migran menjadi lebih baik. 5 Membuat Egrang dari Kaleng. Egrang adalah mainan yang biasanya terbuat dari bambu. Namun, kini Anda bisa membuatnya dari bahan kaleng yang lebih mudah dibuat dan dimainkan oleh anak-anak. Kaleng yang digunakan yaitu jenis kaleng susu yang ukurannya cukup besar. Nah, berikut penjelasan apa saja bahan-bahan dan cara membuatnya: Sayangnya sekarang ini tidak banyak yang mengetahui bagaimana cara membuat egrang dari bahan dasar bambu dan akan tetap aman saat dimainkan. Cara Membuat Permainan Egrang Bambu. Alat dan Bahan yang digunakan untuk membuat egrang secara mudah yaitu: - Golok - Gergaji - Tali secukupnya - Bambu sebanyak 1 pasang dengan tinggi 2 meter. Lodongmerupakan sejenis bedil yang marak dimainkan pada bulan puasa. Dulu, lodong kebanyakan terbuat dari bambu. Bedil lodong memang menjadi permainan tradisi di Tanah Sunda. Sekarang, bahan untuk membuat lodong sudah dimodifikasi. Ada yang menggunakan pipa paralon bekas dengan alat pemicu suara dentuman berasal dari cairan spirtus. PermainanMegoak-Goakan paling sedikitnya terdiri dari 7 orang atau bisa semakin banyak semakin seru, dengan cara 6 orang membuat satu barisan sedangkan yang satunya lagi bertugas sebagai Si Goak. Enam orang yang baris, satu sama lain harus saling memegang pinggang temannya yang berada di depan. Egrang, Permainan Tradisional dari Bambu yang . Halo sobat selamat datang di website saya. Kali ini kita akan bermain dan belajar cara membuat egrang bambu. Siapa sih yang nggak kenal dengan mainan kerajinan dari bambu sederhana yang satu ini. Mungkin bagi kita jaman 90 an sudah tidak asing lagi Mainan ini dulunya dimainkan oleh anak jaman 90-an dan anak โ€“ anak didesa. Nah jadi bagi kalian bukan anak tahun 90-an kalian bisa kok ngerasain mainan yang satu ini. Tenang aja disini kita juga akan belajar dan bermain bersama. Yuk simak kita belajar dan bermain bareng. Sebelum masuk ke tahapan cara membuat egrang bambu kita pelajari dulu apasih egrang ini. Berikut penjelasannya. Penjelasan Egrang Egrang atau jangkungan merupakan tongkat atau galah yang digunakan seseorang supaya bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Kalau dalam konteks pembahasan kita ialah egrang yang bisa digunakan untuk berjalan. Pada egrang ini kita diperlengkapi dengan tangga sebagai pijakan berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki. Tujuannya agar kita bisa berjalan selama naik di atas ketinggian normal. Pada dataran tinggi, pantai atau tanah yang labil, bangunan harus dibuatkan di atas jangkungan untuk melindungi supaya air, gelombang, atau tanah yang bergeser tidak merusaknya. Jangkungan sudah dibuat selama ratusan tahun yang lalu. Tidak hanya itu egrang bisa digunakan sebagai kerajinan dari bambu. Cara Membuat Egrang Dari Kayu Bambu Alat dan Bahan Golok Gergaji Tali secukupnya Kayu bambu dengan panjang 2 meter sepasang berbentuk silinder atau bambu utuh dengan diameter 10 cm Kayu bambu sepanjang 30 cm sepasang, ukuran diameternya 5 cm. Cara Membuat Egrang Bambu Siapkan bambu yang sudah dipotong dengan ukuran 2 meter dan 30 cm seperti penjelasan di atas Tentukan tinggi pijakan egrang bagi anak โ€“ anak biasanya setinggi 50 cm, kemudian tandai Bambu yang ditandai tadi dilubangi dan lubangnya disesuaikan dengan diameter bambu yang panjangnya 30 cm diameter 5 cm Masukkan bambu 30 cm sebagai pijakan ke dalam lubang yang sudah disiapkan pada bambu 2 meter lakukan hal yang sama pada yang satunya lagi Ikat kuat bambu tersebut pada simpul antara pijakan bersama bambu yang tinggi memakai tali Egrang siap dimainkan. Teknik Memainkannya Setelah mengetahui cara membuat egrang selanjutnya kita akan membahas untuk teknik bermainnya. Berikut penjelasannnya. Pegang kedua egrang bambu bagian atas dengan posisi berdiri atau tegak Naiki pijakan egrang dengan posisi yang seimbang dengan mendahulukan kaki sebelah kiri, selanjutnya disusul dengan kaki kanan Pertama melanngkah gerakkan tangan kanan ke depan bersamaan dengan melangkahnya kaki kanan pada pijakan dan disusul oleh kaki kiri Untuk seterusnya, ulangi gerakan-gerakan pada teknik ke-3 supaya bisa berjalan dengan lancar menggunakan egrang Tadi itu merupakan cara membuat egrang dari kayu bambu dan cara memainkannya. Selanjutnya kita akan membahas bambu yang digunakan sebagai pembuatan egrang dan macam โ€“ macamnya. Berikut penjelasannya. Jenis Bambu Yang Bisa Dipakai Bambu Tali Gigantochloa apus Bambu tali biasa disebut juga dengan nama bambu apus, pring tali, atau awi tali. Kalau dilihat dari bentuk tanamannya, bambu tali membentuk rumpun yang rapat dan mampu tumbuh hingga 20 meter. Alasan bambu tali dipakai sebagai bahan kerajinan tangan adalah, karena bambu tali memiliki batang yang kuat, lurus, dan juga liat lentur. Karena kualitasnya yang bagus, bambu jenis ini juga dimanfaatkan untuk bahan baku alat musik. Bambu Wulung Gigantochloa atroviolacea Bambu wulung dikenal juga bambu hitam, pring wulung, pring ireng, atau awi hideung kalau di Sunda. Sudah jelas dong, bambu wulung mempunyai warna yang agak kehitaman. Di daerah Jawa Barat, kita menggetahui alat musik yang bernama angklung. Nah, tahukah kamu, bahwa bahan baku untuk membuat angklung adalah bambu wulung? Selain angklung, alat musik gambang dan calung juga memiliki bahan yang sam yakni bambu wulung. Di samping itu, bambu wulung bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan mebel dan bahan kerajinan tangan lainnya. Pernah melihat jenis anyaman bambu yang mempunyai corak anyaman gelap dan terang? Nah, corak anyaman yang gelap itu merupakan jenis bambu wulung. Okee hanya itu yanng dapat saya sampaikan. Sekian dari saya semoga artikel ini bermanfaat bagi anda dan pembaca lainnya. Semoga juga pola sudut pandangan anak โ€“ anak juga berubah dengan adanya artikel ini. Egrang atau jangkungan merupakan tongkat atau galah yang digunakan seseorang supaya bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Kalau dalam konteks pembahasan kita ialah egrang yang bisa digunakan untuk berjalan. Pada egrang ini kita diperlengkapi dengan tangga sebagai pijakan berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki. Tujuannya agar kita bisa berjalan selama naik di atas ketinggian normal. Pada dataran tinggi, pantai atau tanah yang labil, bangunan harus dibuatkan di atas jangkungan untuk melindungi supaya air, gelombang, atau tanah yang bergeser tidak merusaknya. Jangkungan sudah dibuat selama ratusan tahun yang lalu. Tidak hanya itu egrang bisa digunakan sebagai kerajinan dari Membuat Egrang Dari Kayu BambuAlat dan BahanGolokGergajiTali secukupnyaKayu bambu dengan panjang 2 meter sepasang berbentuk silinder atau bambu utuh dengan diameter 10 cmKayu bambu sepanjang 30 cm sepasang, ukuran diameternya 5 Membuat Egrang Dari Kayu BambuSiapkan bambu yang sudah dipotong dengan ukuran 2 meter dan 30 cm seperti penjelasan di atasTentukan tinggi pijakan egrang bagi anak โ€“ anak biasanya setinggi 50 cm, kemudian tandaiBambu yang ditandai tadi dilubangi dan lubangnya disesuaikan dengan diameter bambu yang panjangnya 30 cm diameter 5 cmMasukkan bambu 30 cm sebagai pijakan ke dalam lubang yang sudah disiapkan pada bambu 2 meter lakukan hal yang sama pada yang satunya lagiIkat kuat bambu tersebut pada simpul antara pijakan bersama bambu yang tinggi memakai taliEgrang siap dimainkan. Teknik MemainkannyaPegang kedua egrang bambu bagian atas dengan posisi berdiri atau tegakNaiki pijakan egrang dengan posisi yang seimbang dengan mendahulukan kaki sebelah kiri, selanjutnya disusul dengan kaki kananPertama melanngkah gerakkan tangan kanan ke depan bersamaan dengan melangkahnya kaki kanan pada pijakan dan disusul oleh kaki kiriUntuk seterusnya, ulangi gerakan-gerakan pada teknik ke-3 supaya bisa berjalan dengan lancar menggunakan egrang Disusun Oleh Herniwati Sekilas Permainan Egrang Permainan ini sudah tidak asing lagi, mekipun diberbagai daerah di kenal dengan nama yang berbeda beda. saat ini juga sudah mulai sulit di temukan, baik di desa maupun di kota, tetapi saat permainan ini mulai di kombinasikan dengan berbagai hal sehingga dapat berdampingan dengan dunia yang di katakan modern ini. Permainan Egrang cukup terkenal di daerah tempat tinggal saya. Permainan ini sering dilakukan oleh anak-anak usia 7 sampai 13 tahunanak SD, SMP. Tetapi tidak jarang anak yang duduk di bangku TK pun sudah bisamemainkannya dan orang dewasa pun ikut memainkan permainan egrang ini. Cara memainkan permainan ini sebenarnya beragam, yang saya lakukan hanyalah salahsatu dari banyak cara yang lainnya. Permainan egrang ini dipandang sebagaipermainan yang menyenangkan, menantang, dan tidak memakan biaya yang mahal untuk membuat alat permainan tersebut. Cara Membuat Egrang Mula-mula bambu dipotongmenjadi dua bagian yang panjangnya masing-masing sekitar 2ยฝ-3 meter. Setelahitu, dipotong lagi bambu yang lain menjadi dua bagian dengan ukuranmasing-masing sekitar 20cm untuk dijadikan pijakan kaki. Selanjutnya, salahsatu ruas bambu yang berukuran panjang dilubangi untuk memasukkan bambu yangberukuran pendek. Setelah bambu untuk pijakan kaki terpasang, maka bambutersebut siap untuk digunakan. Cara bermain Egrang untuk adu kecepatan. Apabila bermain Egrang ini hanya bertujuan untuk mengadukecepatan, maka diawali dengan 3 anak atau lebih dari garis start. Jika sudahada aba-aba mulai maka para pemain akan berlari dengan menggunakan Egrangtersebut. Pemain yang lebih dulu sampai ke garis finish maka itulah yang di jadikan sebagai pemenangnya. Cara bermain Egrang untuk menjatuhkan lawan Cara bermainnya yaitu dilakukan oleh 2 orang. Setelah 2 orangtersebut sudah menaiki Egrang dan saling berhadapan serta sudah ada aba-abamulai maka mereka akan saling menjatuhkan dengan memukulkan kaki-kaki bambulawan. Pemain yang bisa menjatuhkan lawan maka itulah yang di jadikan pemenang. Permainan Egrang ini juga membutuhkan kerjakeras,keuletan,dan sportifitas. Para pemain bekerja keras untuk mengalahkanlawan mereka. Membutuhkan keuletan dan ketekunan dalam proses pembuatan Egrangini agar dapat seimbang ketika digunakan. Sikap sportifitas yang dimiliki olehseorang pemain saat bermain yaitu tidak berbuat curang dan mau menerimakekalahan. Nilai Budaya Nilai budaya yang terkandung dalam permainan egrang adalahkerja keras, keuletan, dan sportivitas. Nilai kerja keras tercermin darisemangat para pemain yang berusaha agar dapat mengalahkan lawannya. Nilaikeuletan tercermin dari proses pembuatan alat yang digunakan untuk berjalanyang memerlukan keuletan dan ketekunan agar seimbang dan mudah digunakan untukberjalan. Dan, nilai sportivitas tercermin tidak hanya dari sikap para pemainyang tidak berbuat curang saat berlangsungnya permainan, tetapi juga maumenerima kekalahan dengan lapang dada. Telah dibaca sebanyak 10,243

cara membuat egrang dari bambu